Hasil penelitian ini menunjukkan peningkatan pengetahuan pada ibu An.E dari skor 50% menjadi skor 100% dan ibu An.N dari skor 41,67% menjadi skor 100% setelah diberikan edukasi selama 3 hari.
Hasil menunjukkan bahwa setelah dilakukan intervensi selama 2 hari terjadi peningkatan nilai pengetahuan pada kedua pasien, di mana Ny. M mengalami peningkatan skor dari 50 (rendah) menjadi 100 (tinggi), sedangkan Ny. Y dari 37,5 (rendah) menjadi 87,5 (tinggi). Selain itu, terjadi perubahan positif pada perilaku pasien terkait teknik injeksi insulin. Dengan demikian, edukasi penggunaan insulin …
Studi kasus ini menunjukkan hasil yang berbeda pasien 1 oksigen awal 94% mengalami peningkatan menjadi 99% respon pasien baik, kooperatif sedangkan pasien 2 didapatkan hasil oksigen awal 95% mengalami penurunan menjadi 90% respon pasien kurang baik, tidak kooperatif perbedaan hasil ini dikarenakan pasien 1 mengalami cedera kepala ringan, pasien 2 mengalami cedera kepala sedang.
Hasil setelah edukasi, terjadi peningkatan pengetahuan pasien serta penurunan kadar glukosa darah. Pasien mampu memahami dan mulai menerapkan prinsip diet 3J secara mandiri. Kesimpulan Edukasi diet 3J adalah efektif dalam meningkatkan pengetahuan pada penderita Diabetes Melitus Tipe 2.
hasil studi kasus ini menunjukkan pada hari kedua dan hari ketiga. kedua responden setelah di berikan edukasi kesehatan deteksi dini pencegahan gagal ginjal pada penderita diabetes melitus. Kesimpulan : Dari hasil kedua klien terjadi peningkatan yang signifikan dilihat dari tingkat penetahuan yang terjadi setelah dilakukan penerapan edukasi kesehatan pada klien 1 tingkat pengetahuan 93%, sedang…
setelah di lakukan penerapan brandt daroff pada klien 1 di dapatkan skor resiko jatuh 45 setelah dilakukan penerapan brandt daroff skor resiko jatuh menurun menjadi 35 sedangkan klien ke 2 sebelum di berikan penerepan brandt daroff skor resiko jatuh 60 setelah di lakukan penerapan brandt daroff skor resiko jatuh menjadi 30 di dapatkan kedua klien mengalami penurunan resiko jatuh Kesimpulan: ad…
Ditemukan bahwa sesak napas berkurang, penggunaan otot bantu pernapasan menurun, fase ekspirasi memendek, aerta frekuensi dan kedalaman napas mengalami perbaikan
setelah dilakukan penerapan selama 3 hari resiko infeksi berkurang.Kesimpulan: penulis menyimpulkan bahwa penerapan perawatan luka meenggunakan cairan NaCl 0,9% mampu mengurangi resiko infeksi pada pasien ulkus diabetik.
Setelah penerapan posisi head up 30 derajat, terjadi penurunan skala nyeri dari skala 6 (sedang) menjadi skala 4 (sedang) pada pasien anak (An. F) dan dari skala 5 (sedang) menjadi skala 3 (ringan) pada pasien dewasa (An. H). Pasien melaporkan rasa nyaman dan penurunan keluhan nyeri setelah intervensi.
Hasil dari penelitian ini didapatkan peniurunan tanda dan gejala jalusinasi pada pasien 1 dari skor 4 menjadi skor 2 sedangkan pasien 2 dari skor 5 menjadi skor 3. Kesimpulan : Dapat disimpulkan bahwa dari penerapan terapi kognitif pada pasien dengan halusinasi pendengaran ini, didapatkan hasil yang signifikan dalam membantu menurunkan masalah halusinasi.