Pada kedua pasien didapatkan perubahan bahwa pasien 1 mengalami peningkatan harga diri dari skor 5 menjadi 2 tanda dan gejala yaitu pasien merasa mampu mengerjakan sesuatu seperti apa yang dilakukan orang lain, pasien merasa puas dengan dirinya, dan pasien merasa dirinya sangat berguna. Sedangkan pada pasien 2 mengalami peningkatan harga diri dari skor 7 menjadi 5 tanda dan gejala yaitu pasien …
Pasien 1 mengalami penurunan dari 7 menjadi 1 gejala, sementara pasien 2 dari 9 menjadi 2 gejala. Kesimpulan : Hasil penelitian menunjukkan adanya penurunan tanda dan gejala risiko perilaku kekerasan secara signifikan, yang dimana Kedua pasien juga menunjukkan peningkatan kemampuan dalam mengontrol emosi melalui proses memaafkan dan mengikhlaskan.
sebelum dilakukan penerapan terapi Okupasi Aktivitas Waktu Luang pada pasien 1 memiliki 7 tanda dan gejala halusinasi pendengaran, sedangkan pada pasien 2 memiliki 6 tanda dan gejala halusinasi pendengaran. Sesudah diberikan penerapan Terapi Okupasi Aktivitas Waktu Luang pada pasien 1 yang memiliki tanda dan gejala halusinasi pendengaran dari angka 7 menjadi 0 sedangkan pasien 2 memiliki tanda …
Hasil dari penelitian ini didapatkan penurunan tanda dan gejala pada pasien 1 yaitu dari skor 8 menjadi 1, sedangkan pasien 2 terdapat dari skor 10 menjadi 3 tanda dan gejala. Kesimpulan : Dapat disimpulkan bahwa dari penerapan Latihan kemampuan positif pada pasien harga diri rendah ini didapatkan penurunan yang signifikan dalam menerapkan Sp 1-3 Harga diri rendah.
Terapi ini diterapkan dengan tujuan untuk mengurangi sebuah kecemasan yang baik bagi pasien.
Terapi ini diterapkan dengan tujuan untuk meningkatkan sebuah kebiasaan tidur yang baik bagi pasien.
penelitian ini bertujuan untuk memberikan sebuah gambaran untuk pasien dalam melakukan penerapan expressive writing therapy pada pasien harga diri rendah kronik.
Kedua pasien menunjukkan peningkatan skor kemampuan berhias diri secara signifikan. Pasien 1 meningkat skor 2 menjadi 9 dan pasien 2 dari skor 5 menjadi 9. Tanda dan gejala defisit perawatan diri juga mengalami penurunan pada pasien 1 memiliki skor 6 menjadi 1 dan pasien 2 skor 5 menjadi 3, hal ini menunjukkan bahwa strategi pelaksanaan berhias diri berdampak positif terhadap kemandirian pasien…
Hasil dari penelitian ini didapatkan penurunan tanda dan gejala pada pasien isolasi sosial. Pada pasien 1 sebelum dilakukan penerapan terdapat skor 7 dari 10 tanda dan gejala, sedangkan sesudah dilakukan penerapan terdapat skor 2 dari 10 tanda dan gejala, Pada pasien 2 sebelum dilakukan penerapan terdapat skor 6 dari 10 tanda dan gejala, sedangkan sesudah dilakukan penerapan terdapat skor 0 dar…